You must have JavaScript enabled in order to use this theme. Please enable JavaScript and then reload this page in order to continue.
Loading...
Logo Desa Kebanaran
Desa Kebanaran

Kec. Mandiraja, Kab. Banjarnegara, Provinsi Jawa Tengah

Bagi warga yang akan mengurus dokumen kependudukan untuk membawa e-KTP, KK dan Surat Pengantar dari RT RW setempat.

Mahasiswa KPM STAI Tanbihul Ghofilin Mantrianom ikut kegiatan Posyandu Sedya Utami V Desa Kebanaran

Administrator 16 Februari 2023 Dibaca 175 Kali
Mahasiswa KPM  STAI Tanbihul Ghofilin Mantrianom ikut kegiatan Posyandu Sedya Utami V Desa Kebanaran

Pemerintah Indonesia merintis Posyandu pada tahun 1975 melalui Departemen kesehatan RI dengan menetapkan kebijakan Pembangunan Kesehatan Masyarakat Desa (PKMD) yang merupakan bagian dari kesejahteraan umum seperti yang tercantum dalam pembukaan UUD 1945. Diawali dengan kegiatan PKMD yaitu untuk perbaikan gizi yang dilaksanakan melalui karang balita, penanggulangan diare melalui pos Penanggulangan diare, untuk pengobatan masyarakat di pedesaan melalui pos kesehatan, imunisasi dan keluarga berencana melalui pos imunisasi dan pos KB desa. Baru pada tahun 1984 dikeluarkan instruksi bersama antara Menteri Kesehatan, Kepala BKKBN dan Menteri Dalam Negeri, yang mengintegrasikan berbagai kegiatan yang ada di masyarakat dalam satu wadah yang disebut dengan nama Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu). Bertepatan dengan peringatan Hari Kesehatan Nasional pada tahun 1986 di Yogyakarta maka Kepala Negara RI mencanangkan Posyandu untuk pertama kali. Selanjutnya pada tahun 1990 keluar Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 9 tahun 1990 tentang peningkatan pembinaan mutu Posyandu. Menurut kementerian Kesehatan Posyandu merupakan salah satu bentuk upaya Kesehatan Bersumberdaya Masyarakat (UKBM) yang dikelola dari, oleh, untuk, dan bersama masyarakat, guna memberdayakan masyarakat dan memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam memperoleh pelayanan kesehatan dasar.

Pemerintah Desa Kebanaran kecamatan Mandiraja dalam melaksanakan program Pemerintah tersebut juga telah membentuk Posyandu yang aktif dilaksanakan di lingkungan. Diantara Posyandu yang ada di desa Kebanaran yaitu Posyandu Sedya Utami V yang berada di Dusun 2  RT. 01 RW. 06. Posyandu ini dibentuk tahun 1998, mengacu pada hasil musyawarah desa dan  penunjukan dari pemerintah desa  agar bertempat di rumah ketuanya yaitu Ibu Ratisem. Susunan pengurus Posyandu Sedya Utami V adalah  Ketua Ibu Ratisem, sekretaris ibu Rianingsih, Bendahara Ibu Tulus Sumiarsih, sedangkan untuk anggota adalah Ibu Anita dan ibu Eva Cahyani.

Pada tanggal 11 Pebruari 2023 mahasiswa STAI ( Sekolah Tinggi Agama Islam) Tanbihul Ghofilin yang sedang melaksanakan tugas akademik berupa KPM ( kuliah Pengabdian Masyarakat ) di Desa Kebanaran turut serta membantu pelaksanaan kegiatan di Posyandu Sedya Utami. Keikutsertaan mahasiswa dalam kegiatan tersebut setelah sebelumnya melakukan observasi dan koordinasi dengan ketua Posyandu ibu Ratisem. Kedatangan mahasiswa disambut dengan sangat baik dan dipersilahkan untuk ikut berperan serta dalam kegiatan Posyandu, selanjutnya mahasiswa segera membantu kegiatan tersebut pada hari pelaksanaan. Posyandu dilaksanakan pukul 08.30 sampai dengan 10.00 wib, ibu - ibu datang secara bertahap menyesuaikan kegiatan masing masing di rumah.

Kegiatan Posyandu diawali  dengan mengukur tinggi badan serta berat badan balita, Selanjutnya hasil penimbangan dan pengukuran tinggi badan tersebut kemudian akan dicatat di Kartu Menuju Sehat (KMS), yang merupakan kartu yang mencatat perkembangan balita. Dengan perkembangan yang terpantau melalui KMS, maka status pertumbuhan balita dapat diketahui. Selain KMS juga ada buku kesehatan ibu dan anak. Setelah penimbangan berat badan dan pengukuran tinggi badan maka  selanjutnya mengisi daftar hadir balita, dan diberikan vitamin serta penambahan makanan sehat.

Ketua Posyandu ibu Ratisem menyampaikan bahwa manfaat kegiatan Posyandu diantaranya untuk memantau pertumbuhan dan kesehatan balita. Posyandu juga bisa diisi kegiatan berupa memberi penyuluhan kesehatan bagaimana memberikan makanan yang baik , serta waktu yang tepat untuk istirahat bagi balita. Saat ini posyandu Sedya Utami memiliki 2 program yaitu program dari pemerintahan desa berupa pemberian makanan tambahan , dan program dari pemerintah pusat berupa penanganan gizi buruk, stunting, pemberian vitamin dan makanan sehat. Lebih lanjut beliau menyampaikan bahwa tanggapan masyarakat terhadap kegiatan Posyandu sangat baik Apalagi setelah adanya kasus stunting dan gizi buruk, ibu - ibu  jadi lebih semangat untuk mengikuti kegiatan Posyandu. Semua pengurus Posyandu Sedya Utami selalu kompak dan semangat melaksanakan kegiatan Posyandu, mereka gotong royong demi terwujudnya kesehatan balita di desa Kebanaran.

Beri Komentar
Komentar baru terbit setelah disetujui oleh admin
CAPTCHA Image

APBDes 2025 Pelaksanaan

Pendapatan
Rp1,733,359,369 Rp2,550,596,000
67.96%
Belanja
Rp1,313,144,548 Rp2,420,858,884
54.24%
Pembiayaan
Rp373,918,884 Rp392,798,884
95.19%

APBDes 2025 Pendapatan

Hasil Aset Desa
Rp137,000,000 Rp615,800,000
22.25%
Dana Desa
Rp868,864,600 Rp1,164,712,000
74.6%
Bagi Hasil Pajak Dan Retribusi
Rp81,845,000 Rp81,845,000
100%
Alokasi Dana Desa
Rp427,074,918 Rp470,186,000
90.83%
Bantuan Keuangan Provinsi
Rp100,000,000 Rp100,000,000
100%
Bantuan Keuangan Kabupaten/kota
Rp100,000,000 Rp100,000,000
100%
Penerimaan Dari Hasil Kerjasama Antar Desa
Rp14,553,000 Rp14,553,000
100%
Bunga Bank
Rp4,021,851 Rp3,500,000
114.91%

APBDes 2025 Pembelanjaan

Bidang Penyelenggaran Pemerintahan Desa
Rp525,990,058 Rp1,208,744,171
43.52%
Bidang Pelaksanaan Pembangunan Desa
Rp628,211,200 Rp995,543,200
63.1%
Bidang Pembinaan Kemasyarakatan
Rp28,832,000 Rp49,766,000
57.94%
Bidang Pemberdayaan Masyarakat
Rp49,361,290 Rp70,448,800
70.07%
Bidang Penanggulangan Bencana, Darurat Dan Mendesak Desa
Rp80,750,000 Rp96,356,713
83.8%