You must have JavaScript enabled in order to use this theme. Please enable JavaScript and then reload this page in order to continue.
Loading...
Logo Desa Kebanaran
Desa Kebanaran

Kec. Mandiraja, Kab. Banjarnegara, Provinsi Jawa Tengah

Bagi warga yang akan mengurus dokumen kependudukan untuk membawa e-KTP, KK dan Surat Pengantar dari RT RW setempat.

Desa Kebanaran Menjadi Objek Observasi Mahasiswa KPM STAI Tanbihul Ghofilin Mantrianom

Administrator 06 Februari 2023 Dibaca 359 Kali
Desa Kebanaran Menjadi Objek Observasi  Mahasiswa KPM  STAI Tanbihul Ghofilin Mantrianom

KPM STAIGO Herwanto

Minggu pertama awal penerjunan program KPM ( Kuliah Pengabdian Masyarakat ) mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam Tanbihul Ghofilin, mantrianom Banjarnegara dilaksanakan dengan kegiatan  Observasi di desa Kebanaran kecamatan Mandiraja kabupaten Banjarnegara. Selain berfungsi sebagai ajang silaturrahim observasi merupakan kegiatan memperhatikan atau melihat, observasi juga merupakan aktivitas yang dilakukan untuk mengamati secara langsung suatu objek tertentu dengan tujuan memperoleh sejumlah data dan informasi terkait objek tersebut. Observasi menjadi penting bagi kegiatan KPM sehingga bisa memahami situasi, kearifan lokal dan budaya masyarakat setempat, serta berbagai potensi masyarakatnya.  Hasil observasi kemudian akan menjadi landasan dan bahan acuan guna penyusunan program kerja kuliah pengabdian masyarakat. Hal ini bertujuan agar program yang akan dilaksanakan  memberikan manfaat bagi masyarakat luas maupun bagi mahasiswa peserta KPM.

Observasi kesempatan pertama dilaksanakan di Balai desa, Kades desa Kebanaran Bapak Sunaryo, S.Pd.I menyampaikan tentang gambaran umum desa Kebanaran, demografi desa, kondisi jumlah penduduk, lembaga pendidikan, lembaga pendidikan keagamaan, budaya masyarakat, serta berbagai potensi yang ada di desa Kebanaran. Observasi selanjutnya yaitu ke lembaga pendidikan diantaranya MI Ma'arif Kebanaran, SDN 1 Kebanaran, SDN 3 Kebanaran, SDN 4 Kebanaran. observasi juga dilaksanakan ke Lembaga pendidikan keagamaan diantaranya TPQ Alif ba ta zid tempat KH. Ahmad Mustaid Saemas ,  TPQ Maryam tempat Bu Nuning , TPQ Sabilul Huda , serta ke Miniatur Madinah Al Amien. Observasi tidak hanya dilakukan ke  lembaga pendidikan dan bidang  keagamaan saja namun observasi juga dilaksanakan ke berbagai tempat ekonomi kerakyatan, UMKM,  dan juga ke tempat yang berpotensi untuk bidang kepariwisataan  maupun wisata yang berbasis alam maupun wisata  religi.

Program kuliah pengabdian masyarakat disusun berdasarkan hasil observasi maupun survey lapangan yang bertujuan untuk memperoleh suatu model pembinaan, pengembangan ekonomi kerakyatan dan pengembangan sumber daya manusia. Karena Program kerja harus mengacu pada studi kelayakan, dan studi kelayakan merupakan landasan untuk menyusun program kerja kelompok maupun program kerja individu.

Landasan pelaksanaan KPM  STAI Tanbihul Ghofilin mantrianom  Banjarnegara adalah  : UU  No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, UU No.12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi, Peraturan Pemerintah Indonesia No.4 Tahun 2014 Tentang Penyelenggaraan Pendidikan Tinggi dan Pengelolaan Perguruan Tinggi, Inpres No.3 Tahun 2010 Tentang Program Pembangunan yang berkeadilan, serta Peraturan Menteri Agama RI No.55 Tahun 2014 tentang     Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat pada Perguruan Tinggi     Keagamaan.

Kegiataan Kuliah Pengabdian Masyarakat akan menjadi tantangan tersendiri bagi mahasiswa dan menjadikan diri mereka pribadi yang peka dan mandiri. Selain harus memiliki kesiapan keilmuan yang diperoleh di kampus yang selanjutnya akan diaplikasikan di tengah- tengah masyarakat desa, tentunya juga diperlukan kemampuan lainnya yang bisa melahirkan kemandirian bagi para mahasiswa. Diharapkan dengan adanya observasi tersebut program kerja yang disusun peserta KPM ( Kuliah Pengabdian Masyarakat )  dapat berdaya guna serta berhasil  guna. Dengan pelaksanaan KPM diharapkan misi STAI Tanbihul Ghofilin Mantrianom Banjarnegara bisa terwujud, yaitu Melaksanakan pendidikan dan pengajaran sains Islam berbasis pesantren, mengadakan kajian dan penelitian sains Islam di masyarakat, melaksanakan pengabdian dan pengembangan keilmuan Islam dan tradisi pesantren di masyarakat.

STAI ( Sekolah Tinggi Agama Islam) Tanbihul Ghofilin Mantrianom Banjarnegara merupakan sekolah tinggi yang berbasis pesantren, sehingga dalam pelaksanaan KPM akan memberikan warna baru bagi pengabdian masyarakat pada umumnya. Memberikan informasi maupun literasi masyarakat terkait hubungan keilmuan dan keagamaan sangat penting untuk meningkatkan keimanan dalam mewujudkan kesejahteraan dunia maupun akhirat.

Beri Komentar
Komentar baru terbit setelah disetujui oleh admin
CAPTCHA Image

APBDes 2025 Pelaksanaan

Pendapatan
Rp1,733,359,369 Rp2,550,596,000
67.96%
Belanja
Rp1,313,144,548 Rp2,420,858,884
54.24%
Pembiayaan
Rp373,918,884 Rp392,798,884
95.19%

APBDes 2025 Pendapatan

Hasil Aset Desa
Rp137,000,000 Rp615,800,000
22.25%
Dana Desa
Rp868,864,600 Rp1,164,712,000
74.6%
Bagi Hasil Pajak Dan Retribusi
Rp81,845,000 Rp81,845,000
100%
Alokasi Dana Desa
Rp427,074,918 Rp470,186,000
90.83%
Bantuan Keuangan Provinsi
Rp100,000,000 Rp100,000,000
100%
Bantuan Keuangan Kabupaten/kota
Rp100,000,000 Rp100,000,000
100%
Penerimaan Dari Hasil Kerjasama Antar Desa
Rp14,553,000 Rp14,553,000
100%
Bunga Bank
Rp4,021,851 Rp3,500,000
114.91%

APBDes 2025 Pembelanjaan

Bidang Penyelenggaran Pemerintahan Desa
Rp525,990,058 Rp1,208,744,171
43.52%
Bidang Pelaksanaan Pembangunan Desa
Rp628,211,200 Rp995,543,200
63.1%
Bidang Pembinaan Kemasyarakatan
Rp28,832,000 Rp49,766,000
57.94%
Bidang Pemberdayaan Masyarakat
Rp49,361,290 Rp70,448,800
70.07%
Bidang Penanggulangan Bencana, Darurat Dan Mendesak Desa
Rp80,750,000 Rp96,356,713
83.8%